rangka manusia

Klaim Islam tentang 360 Sendi Manusia, Terbukti Benar

EMPAT BELAS  ABAD  lalu Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam menyampaikan bahwa didalam tubuh manusia terdapat 360 tulang sendi tulang. Pada jarak waktu sekian lama, melalui serangkaian penelitian ilmiah, kebenarannya baru terungkap! Subhanallah. Seorang muslim berkebangsaan Arab, Osama Abdallah, memaparkan hadits kebenaran ilmiah Islam tersebut dalam situs yang dikelolanya. Namun serangan dan cercaan diterimanya selama bertahun-tahun. Bagaimana kisahnya?

Tahun 1995 lalu, Osama Abdallah menurunkan artikel di situs yang dikelolanya. Artikel itu berjudul “Klaim Islam tentang 360 sendi dalam tubuh manusia itu terbukti benar!” Pada artikel itu, konon, Osama Abdallah menguraikan pandangan dan kebenaran dari sisi Islam atas jumlah 360 sendi tulang yang dimiliki manusia sebagaimana perkataan (hadits) Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Aisyah Radliyallahu Anhu, serta yang diriwayatkan oleh Buraydah dari Rosulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.

Sebagaimana kita mengimani Al-Qur’an pasti benar (karena Wahyu Ilahi; Al-Qur’an bukan makhluk), serta kelaziman ummat muslim meyakini pernyataan Nabi shalallahu Alaihi Wassalam selalu benar atas dasar kemaksuman beliau yang jauh dari sikap, perbuatan serta perkataan sia-sia dan tercela. Osama Abdallah pun menguraikan kebenaran Islam tentang kepastian sendi tulang manusia berjumlah 360 berdasarkan sabda Nabi yang dilengkapi dengan bukti dari berbagai penelitian yang ia rangkum dan simpulkan. “Maka kebenaran pasti ada pada kami, pada Islam”, kata Osama Abdallah. Namun artikel tersebut ternyata mengundang kontroversi dan pengingkaran dari sebagian pembacanya. Para ilmuwan non-Islam khususnya mereka yang atheis bersama para pemerhatinya yang atheis pula, berang lantaran artikel itu! Mengapa?

Sampai dengan tahun 1995, ketika artikel itu diterbitkan, para ilmuwan medis-forensik masih berbeda pendapat tentang jumlah sendi tulang manusia. Masalahnya, tidak ada satu pun penelitian anatomi manusia dengan bedah forensik dari jaman Nabi sampai saat ini yang secara khusus membedel-bedel tubuh manusia untuk membuktikan hal tersebut.
Adapun penelitian per bagian tubuh, hal itu sudah berlangsung lama. Maka para ilmuwan mengakumulasikan dari satu penelitian ke penelitian lain sehingga muncul banyak versi kesimpulan atas jumlah sendi tulang manusia.

Sebagian mengklaim 320 sendi tulang, sebagian lagi mengklaim tidak lebih dari 330 sendi, dan banyak pula yang menyebut jumlah berbeda-beda. The Hatchinson Encyclopedia terbitan 1995, malah menyebutkan jumlah tulang-tulang di dalam kerangka tubuh pada manusia hanya 206 saja.

Namun pada akhirnya para ilmuwan saat itu sepakat, berdasarkan bukti-bukti penelitian yang paling ilmiah, relevan dan akurat, prestasi puncak keilmuwan sampai tahun itu mengakui jumlah sendi tulang manusia adalah 340. Tak heran jika kita melakukan searching di dunia maya dengan mengetik angka “340” maka akan banyak kita dapati banyak penjelasan tentang jumlah sendi tulang manusia.

Sementara itu, Osama Abdallah menunjukkan bukti kebenaran Islam dengan menyambungkan kesimpulan terakhir (1995) yang disepakati ilmuwan dengan bukti baru yang dilansir oleh sebuah lembaga ilmiah pada tahun yang sama,  yang membuktikan bahwa bagian internal telinga manusia, kanan dan kiri, masing-masing memiliki 10 sendi. Dengan demikian jika penemuan jumlah 20 sendi pada bagian internal telinga ditambahkan dengan 340 sendi tulang, maka jumlahnya lengkap 360 sendi, sesuai dengan klaim kebenaran menurut Islam.

Klaim Osama Abdallah pun menuai kritik dan cercaan berkepanjangan, termasuk pengingkaran mereka atas kebenaran tersebut. Argumen-argumen mereka begitu panjangnya, sementara hal itu pun berlangsung selama bertahun-tahun – yang jika seluruhnya dipaparkan disini, tentulah akan menjadi ratusan lembar halaman dan tidak akan pernah cukup waktu. Namun yang jelas, Abdallah dikatakan telah menodai, bahkan mengingkari puncak prestasi ilmu kedokteran anatomi dan forensik yang telah berkembang ribuan tahun. Lebih tua dari Islam itu sendiri! Hingga pada akhirnya, tanggal 27 Mei 2004, Osama Abdallah mencabut artikel tersebut dari situsnya.

Apakah lalu berakhir? Tidak. Salah satu komentar pembacanya mengatakan demikian:
“Setelah ditekan oleh berbagai pihak, Abdallah akhirnya menghapus artikel “Klaim Islam tentang 360 sendi dalam tubuh manusia itu terbukti benar!” dari situsnya pada tanggal 27 Mei 2004. Sedangkan artikel kami berjudul “Menyebarkan Kebohongan untuk Kemajuan Islam”,  akan tetap ada di situs kami karena dua alasan: 1. Sejarah dokumentasi, 2. klaim tersebut masih merupakan bagian dari ucapan-ucapan Muhammad (Nabi SAW-pen), sehingga sanggahan kami masih relevan dan tidak akan berhenti”.

Di dalam situsnya, Osama Abdallah memang banyak mengungkap kebenaran (Islam) yang belum terungkap (oleh prestasi tertinggi ilmu pengetahuan manusia), seperti halnya umur jagat raya yang berusia 18 miliar tahun, jarak antara bumi dengan langit ke-7 dengan hitungan kecepatan cahaya, dan yang juga membuat berang para ilmuwan dan adalah klaim tinggi tubuh Nabi Adam Alaihi Salam mencapai 90 meter!

Namun khusus tentang artikel  “klaim Islam tentang 360 sendi dalam tubuh manusia itu terbukti benar!”,  ini sungguh-sungguh memancing reaksi dan kemarahan para ahli medis anatomi dan forensik di dunia barat, wa bil khusus dari para ilmuwan atheis.  Mereka menyebut itu adalah klaim paling bodoh yang dilakukan oleh Islam, serampangan, tidak logis dan menyesatkan! Osama Abdallah pun disebut orang bodoh yang sok pintar, sebagaimana kebodohan umumnya orang Islam yang selalu meyakini pernyataan Muhammad atas dasar wahyu Ilahi.  Begitu kata mereka.

Luapan-luapan kemarahan mereka tertuang dalam cuplikan-cuplikan argumen dibawah ini:
“Osama Abdallah adalah satu dari banyak umat Islam yang berusaha meyakinkan orang bahwa Islam adalah agama Allah yang benar, hanya dengan membuat klaim tentang mukjizat ilmiah dalam Al Qur’an dan bahkan dalam ucapan-ucapan Muhammad (Sahallallahu Alaihi Wassalam-Pen).

Klaimnya selalu berkait dengan pernyataan tentang informasi ilmu pengetahuan yang tidak mungkin diketahui pada saat dinyatakan, yang mereka sebut wahyu Ilahi, lalu diambil sebagai bukti informasi akurat bahwa Islam adalah benar. Klaim-klaim demikian sebagian besar dapat ditemukan di situs Muslim. Mr Abdallah cukup kreatif, ia memiliki beberapa klaim secara tersendiri. Salah satu contoh klaim ilmiah yang paling aneh dan menakjubkan akan dibahas dalam artikel ini. Disebut aneh, bukan hanya karena topik yang dipilih, tetapi ini adalah argumen Muslim TERBURUK yang pernah kita dengar”.

Sebuah artikel lain  ditulis oleh Jochen Katz, 19 Mei 2004 dengan judul Osama Abdallah – Juara Kebohongan atas Nama Islam. Ia mengomentari bahwa kepercayaan akan kebenaran Islam adalah karena banyaknya umat Islam, dan selalu ingin menampakkan bahwa ilmu pengetahuan modern itu menegaskan Al Qur’an. “Mereka percaya, dan ingin membuat kita percaya, bahwa Al-Qur’an dan bahkan ucapan Muhammad mengandung banyak informasi ilmiah dari apa yang ditemukan baru-baru ini, yang belum ditemukan, dan yang tidak mungkin dapat diketahui di jaman Muhammad. Hal ini diklaim sebagai bukti bahwa Muhammad dan Al-Qur’an yang diwahyukan dimaksudkan sebagai laporan – layaknya laporan keuangan – berfungsi sebagai otentikasi Ilahiyah Islam memberikan wahyu yang benar. Ini Isu!” kata Katz berang. Dalam kesimpulannya, Katz menyatakan, “Tanpa ingin men-generalisasi hal ini ke semua Muslim, jelas bahwa sebagian Muslim tampaknya tidak melihat adanya masalah dengan menciptakan dan atau menyebarkan kebohongan untuk membuat orang percaya bahwa Islam membawa kebenaran Allah. Pembaca beware! (Tertanda: Jochen Katz, 19 Mei 2004).

Dalam catatan kakinya, Katz mengatakan: P.S. Bahwa Allah dari Islam membenarkan berbohong dalam situasi tertentu, dan itu sudah didokumentasikan dalam entri Indeks pada BERBOHONG, sehingga ada beberapa Muslim meyakini, dalam kondisi tertentu bahwa Allah senang dengan penggunaan penipuan yang disengaja untuk menyebarkan Islam. Sementara komentar lain berbunyi, “Amazing Osama Abdallah! Klaim Islam tidak terbukti. Muhammad sudah mati. Bahkan anda dan Islam telah gagal dalam segala hal.”

Jawaban Osama Abdallah

“Saya telah memutuskan untuk menghapus artikel ini karena saya tidak bisa”. Dengan sedikit penjelasan, Osama Abdallah menyampaikan: “Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini”. (Sumber: http://www.answering-christianity.com/360_joints.htm, diakses 24 Oktober 2004). Namun atas pernyataan ini, Abdallah tetap digugat. “Wow, kami terkesan! Ia hanya meminta maaf atas ketidaknyamanan pembaca setelah ia mencabut artikelnya. Rupanya dia tidak merasa perlu untuk meminta maaf karena telah menyesatkan pembaca selama bertahun-tahun, juga tidak menyesal telah berbohong untuk kepentingan Islam. Artinya, Abdallah mengakui benar-benar tidak ada kesalahan di pihaknya bahwa ia ceroboh dan telah menyebarkan cerita bohong (hoax) sementara ia memiliki tanggung jawab sebagai pemilik dan editor dari situs itu”.

Osama Abdallah adalah satu dari sekian banyak saudara Muslim yang memperjuangkan kebenaran Islam. Ia mencabut tulisan itu, tetapi sekaligus menggantinya dengan tulisan baru – masih mengenai 360 sendi tulang manusia, namun tulisannya kali ini ditinjau dari sudut keimanan. Hal itu menunjukkan Osama Abdallah sangat kuat dan konsisten dengan keyakinannya pada Islam. Semoga Allah merahmatinya.

Adapun penyebab ia mencabut artikel tersebut dari situsnya sendiri, karena sebagian besar komentar menyerangnya sekaligus mengarah pada permintaan bukti langsung dari penelitiannya yang sudah barang tentu tidak dapat dilakukan. Selama bertahun-tahun, Osama Abdallah berusaha mempertahankan keyakinannya atas kebenaran Islam dengan menyuguhkan banyak sekali link-link situs yang berkait dengan jumlah 360 sendi tulang manusia. Pekerjaan yang sungguh melelahkan tentu, sehingga sangat bisa dimaklumi ketika Abdallah mengganti tulisan tentang itu dari pandangan keimanan. Karena nyata bahwa mereka tidak pernah mengakui, meskipun kebenaran telah datang kepadanya.
Tidak diketahui apakah Osama Abdallah telah mengetahui atau belum ketika itu, bahwa ada seorang Doktor muslim bernama Dr. Hamid Ahmad Hamid, yang ternyata dapat menyebutkan secara rinci 360 persendian dalam  tubuh manusia sebagaimana yang ditetapkan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam 1400 tahun yang lalu. Dr Hamid menjelaskan secara lengkap hal itu dalam bukunya berjudul Rihlah Al-Iman fi Jism Al-Insan (Perjalanan Iman di dalam tubuh manusia).  Melalui Dr. Hamid ini, kebenaran hadits Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam ditegaskan kebenarannya secara terang benderang!

Bentuk Tulang Ekor (Sulbi) yang tak hancur dimakan tanah

Pembaca yang semoga dirahmati Allah. Abu Hurairah r.a menyampaikan bahwa Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam, bersabda: “Dalam tubuh manusia terdapat sebuah tulang yang tidak akan dimakan tanah selama-lamanya. Dari tulang itulah manusia akan dibentuk kembali pada hari kiamat kelak. Para sahabat bertanya: “Tulang apakah itu wahai Rasulullah?” Nabi SAW menjawab: “Itulah tulang ekor.”

Tulang ekor (coccyx) adalah tulang paling ujung dibagian bawah tulang belakang. Disebutkan dalam beberapa hadis (HR Bukhari, An-Nasaii, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan Malik), bahwa tulang ini adalah asal manusia dan benih dari mana manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat dan bahwa bahagian ini tidak hancur di dalam tanah.
Dari Abu Hurairah, bahawa Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda: “Seluruh anggota tubuh manusia akan musnah dimakan tanah, kecuali TULANG EKOR. Dari tulang itulah manusia akan dibentuk dan diciptakan kembali.”
Pembaca yang budiman, belum diketahui apakah Osama Abdallah juga telah membuat artikel tentang hal ini didalam situsnya.  Tetapi seluruh hadits ini adalah shahih.

Subhanallah. Anda percaya? Keimanan anda menentukannya.

 

Sumber

karyati pemulung naik haji

Karyati, Kisah Seorang Pemulung Naik Haji

karyati pemulung naik haji

Probolinggo - Niat dan usaha yang sungguh-sungguh akan mengantarkan seseorang pada sesuatu yang dicita-citakannya. Setidaknya inilah yang diyakini dan diamalkan oleh Karyati, seorang pemulung asal Desa Pondok Wuluh Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Meski secara logika pekerjaan yang dijalaninya merupakan pekerjaan rendahan, tetapi nenek yang berusia sekitar 69 tahun tersebut ternyata mampu mencapai cita-citanya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima naik haji ke tanah suci.

Namun demi bisa mencapai keinginannya tersebut, Karyati telah bekerja sangat keras. Bahkan selama 20 tahun lamanya, wanita paruh baya tersebut menyisihkan sebagian jerih payahnya sebagai pengais barang bekas plastik dan kertas.

Janda renta yang mempunyai 4 (empat) orang anak ini berkeyakinan bahwa suatu saat nanti dirinya bakal bisa naik haji ke tanah suci layaknya orang-orang lain yang berduit. Atas keyakinan tersebut, dirinya selalu menyisihkan hasil dari memulung untuk ditabung dan sebagian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Memang untuk mewujudkan impian naik haji ini penuh perjuangan. Karena saya harus menabung selama 20 tahun lamanya. Tetapi saya yakin Allah pasti mengabulkan doa saya untuk bisa melihat Ka’bah secara langsung,” ujar Karyati.

Menurut Karyati, cita-cita naik haji itu sudah lama terpendam semenjak 2002 lalu. Saat itu dirinya mengaku masih punya toko kelontong di desanya. Masa-masa sulit dilewatinya saat usaha kelontongnya bangkrut di pada tahun 2005. Namun untuk menyambung hidup, Karyati kemudian menjadi seorang pemulung. Meski pekerjaannya terbilang rendah, tetapi itu tidak menyurutkan niatnya untuk bisa meraih cita-citanya untuk menunaikan ibadah haji.

Sekitar tahun 2004, Karyati mulai mendaftarkan diri sebagai haji Kabupaten Probolinggo. Pada waktu itu, tabungannya dari hasil menjadi pemulung sudah mencapai sekitar Rp. 20 juta. Selain dari hasil memulung, uang tersebut didapat dari beberapa sukarelawan.

“Pernah suatu ketika, tepatnya pada tahun 2010 saya pernah ditipu oleh seseorang yang mencoba menawarkan jasa. Namun tanpa disadari saya tertipu sebesar Rp. 10 juta dan uang tersebut tidak dikembalikan meskipun beberapa waktu kemudian akhirnya ditangkap oleh polisi,” jelasnya.

Dan selama mengejar impiannya, Karyati tidak mau kumpul atau tidur di rumah anak-anaknya. Bukannya tidak sayang kepada anak dan cucunya, namun nenek bercucu 12 orang ini tidak mau mengganggu atau menjadi beban hidup anak-anaknya. Dirinya lebih memilih tidur di toko usang miliknya. Terkadang pula tidur di masjid desanya. “Kalau pas bersih-bersih masjid ada orang kasih rejeki, saya tabung,” katanya.

Namun dengan tekad yang kuat, semua kejadian tersebut tidak mematahkan semangat Karyati untuk mewujudkan cita-citanya untuk dapat berangkat haji. “Saya hanya bisa pasrah namun saya tidak mau putus asa untuk tetap bisa berangkat haji ke tanah suci,” terangnya.

Bermodalkan sebuah sepeda buntut, Karyati keliling dari kampung ke kampung mengumpulkan barang bekas. Sebagian hasilnya digunakan untuk makan dan sebagian lain ditabung untuk bisa naik haji. “Dalam sehari, upah memungut barang bekas sebesar Rp. 10 ribu. Yang Rp. 5 ribu ditabung dan yang Rp. 5 ribu untuk makan,” akunya.

Usaha yang dilakukan Karyati tidak sia-sia. Semua hasil jerih payah dan keikhlasan hatinya membawa Karyati berangkat haji di tahun 2013 ini. Karyati direncanakan akan berangkat ke tanah suci pada tanggal 29 September 2013 melalui kloter 43 Embarkasi Juanda, Surabaya. (syamsul akbar-anam/dakwatuna/no.or.id)

Kisah dari thailand

Sebuah film tiga menit membuat pria dewasa menangis.

YA TUHAN: Cuplikan Video Ini Bikin Jutaan Orang Menangis
Kisah ini datang dari negeri Thailand. Dari tiga puluh tahun lampau. Demi menyembuhkan Ibunya, seorang lelaki kecil mencuri obat-obatan di sebuah toko. Aksinya ketahuan. Si pemilik toko, seorang Ibu yang galak, dengan penuh amarah mengiring lelaki kecil itu ke jalanan. Di kerumunan orang ramai yang menonton, Ibu ini berkali-kali menghardik, “Apa yang kau curi?” Tak sabar menunggu jabawan, si Ibu merogoh saku lelaki kecil itu. Mengeluarkan botol obat. Lalu dia mendorong-dorong kepala bocah itu. Lelaki kecil itu cuma bisa tertunduk. Malu. Tentu saja ketakutan.Mendengar keriuhan itu, seorang pemilik rumah makan keluar. Dia terenyuh melihat lelaki kecil itu. Mencuri obat demi kesembuhan Ibunya. Pemilik warung makan bertubuh kurus jangkung ini, lalu membeli obat yang dicuri itu. Uang diserahkan kepada Ibu yang terus mengomel itu.Setelah menyerahkan uang kepada pemilik apotek itu, dia kemudian memerintahkan anak gadisnya yang masih kecil membungkus semangkuk sup. Obat-obatan dan sekantung sup itu kemudian diserahkan kepada bocah kecil itu.Si pencuri kecil itu menatap lelaki jangkung itu dalam-dalam. Berterima kasih dengan tatapan mata, sembari merasa heran. Cuma sejenak, lalu dia berlari pulang.
****

Tiga puluh tahun kemudian. Lelaki jangkung itu tiba-tiba jatuh tersungkur, sesaat setelah memberi makanan kepada pengemis yang datang ke warung makannya. Anak wanitanya terpekik histeris. Sembari terus menangis mengantar sang ayah ke rumah sakit. Si ayah kurus itu berbaring lemah dengan sejumlah alat tersambung ke tubuh.

Kesulitan sepertinya datang susul menyusul. Di tengah air matanya yang terus berderai, seorang perawat menyodorkan daftar biaya rumah sakit. Dia terkejut. Jumlahnya banyak. Semua keuntungan dari warung kecil itu tak akan sanggup melunasi. Mengumpulkan segenap keberanian dia kemudian menemui dokter. Sang dokter menatapnya dalam-dalam. Lama sekali.

Terjepit di tengah kesulitan seperti itu, anak wanita itu tak punya jalan keluar. Warung, satu-satunya harta sang ayah, harus dijual. Ketika sang ayah berbaring lemah di rumah sakit, dia memasang pengumuman bahwa rumah itu dijual.

Sendirian menjaga sang ayah, bolak-balik rumah sakit, tubuh wanita muda ini lelah. Dia kemudian tertidur tunduk di dipan samping sang ayah. Begitu bangun pagi harinya, dia mendapatkan kertas tagihan dari rumah sakit di tempat tidur itu. Jumlahnya 0 bath. Dia terkejut. Di bawahnya ada catatan. “Semua biaya sudah dibayarkan 30 tahun lalu. Dengan 3 bungkus penghilang rasa sakit dan semanguk sup. Salam hangat, Dr Prajak Arunthong”
****

Ini kisah rekaan, iklan dari sebuah telepon gengam di Thailand. pada situs Youtube, iklan ini sudah ditonton lebih dari 7,2 juta orang dari seluruh dunia. Banyak sanjungan untuk iklan mengharukan ini. Banyak orang yang mengaku menonton berkali-kali sembari menangis.

klan ini ditutup dengan tagline: Memberi adalah komunikasi terbaik.
Salah seorang pengguna internet menilai bahwa bahkan sutradara Hollywood tidak akan mampu membuat film semacam ini. “Hollywood tidak bisa membuat ini. Sebuah film tiga menit membuat pria dewasa menangis,” komentarnya. Bagaimana dengan Anda?

ทรูมูฟ เอช ” การให้ คือการสื่อสารที่ดีที่สุด ” TrueMove H : Giving
ทรู มูฟ เอช เชื่อเสมอว่า “การให้ คือการสื่อสารที่ดีที่สุด” โดยเราสื่อสารผ่านภาพยนตร์โฆษณาทางโทรทัศน์ เรื่องราวในภาพยนตร์โฆษณาเรื่องนี้ สะท้อนแนวคิดของแบรนด์ ท…
Tukang Loper Koran

21 Tahun Jadi Loper Koran, Anwar Akhirnya Naik Haji

VIVAnews – Muhammad Anwar, warga Gelagahan, Jombang, Jawa Timur, tampak bangga saat mengenakan seragam jamaah Haji Indonesia. Pria berusia 55 tahun ini akan berangkat ke Tanah Suci bersama 800 jamaah Haji asal Jombang hari ini.
Sehari-hari, Anwar bekerja sebagai loper koran. Tanpa mengenal lelah ia mengemas dan mengantarkan koran. Pekerjaan ini sudah ia lakoni selama 21 tahun.
Meski hidup pas-pasan, sebagai seorang muslim, Anwar bercita-cita pergi Haji. Pada tahun 2008, ia nekat mengikuti program dana talangan haji di sebuah bank. Biaya itu dia peroleh dengan menggadaikan BPKB motornya.
Anwarpun menyisihkan uangnya yang tak seberapa untuk membayar angsuran ke bank. Tak jarang ia kena denda karena terlambat membayar angsuran.
Berkat doa dan kerja keras, dalam waktu lima tahun Anwar bisa melunasi ongkos naik haji. Ia kerap menitikkan airmata haru jika mengingat perjuangannya itu.
“Saya sangat bangga, mendapat kebahagiaan dari Allah. Saya tidak bisa membayangkan, walaupun ada pemotongan kuota, saya terus berdoa dan berdoa, mudah-mudahan saya tidak sampai termasuk yang 20 persen, dan Alhamdulillah, termasuk teman saya semua diberikan kelancaran oleh Allah,” ucapnya sambil terisak.
Anwar kini bahagia karena telah bergabung pada kloter 12 embarkasi Surabaya. Bapak tiga orang anak ini berharap bisa menyelesaikan seluruh rangkaian Haji dengan sempurna dan kembali ke Tanah Air menjadi Haji yang mabrur.

 Lihat Videonya disini…

 

 

Sumber Viva.co.id

Membelah Laut Merah

Penjelasan Ilmiah Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah

 Washington. Nabi Musa tak bisa dipisahkan dari Laut Merah. Salah satu mukzijat yang diberikan Allah SWT kepada Musa adalah kemampuan untuk membelah Laut Merah sehingga utusan Allah itu bisa melintasinya bersama para pengikutnya.

Musa dan pengikutnya menyeberangi Laut Merah untuk menghindari kejaran dari Fir’aun dan pasukannya. Seizin Allah, rombongan Musa berhasil melalui laut yang dalam itu. Laut kembali menutup dan Fir’aun bersama pasukannya pun tenggelam ditelan Laut Merah. Kisah itu dengan jelas tertulis dalam Alquran maupun Alkitab.

Setelah melalui riset komputer yang cukup lama, peneliti di Amerika Serikat menyimpulkan kisah Laut Merah yang terbelah seakan memberi jalan bagi Musa itu, bila dilihat dari sisi ilmiah, sangat mungkin terjadi. Angin timur yang bertiup sepanjang malam bisa mendorong air laut seperti yang dikisahkan dalam Alquran atau Alkitab.

Menurut simulasi komputer yang mempelajari bagaimana angin mempengaruhi air, memperlihatkan bahwa angin mampu mendorong air kembali pada satu titik sehingga seperti membentuk sungai yang membungkuk untuk menyatu dengan laguna di pesisir. Demikian dilaporkan Pusat Riset Atmosfer Nasional (NCAR) dan Universitas Colorado. ”Hasil simulasi sangat cocok dengan kisah yang disampaikan dalam Exodus (Keluaran),” ujar Carl Drews dari NCAR, yang memimpin studi ini.

”Terbelahnya air (laut) dapat dipahami melalui dinamika fluida. Angin menggerakkan air dengan cara yang sesuai dengan hukum-hukum fisika, menciptakan lorong bagi perjalanan yang aman dengan air pada kedua sisinya dan itu memungkinan air untuk tiba-tiba menutup kembali.”

Drews dan rekan-rekannya mempelajari bagaimana badai topan di Samudera Pasifik dapat menggerakkan dan mempengaruhi air samudra yang dalam. Para peneliti itu juga menunjuk satu situs di selatan Laut Mediterania sebagai tempat penyeberangan yang legendaris, dengan model tanah yang memungkinkan terjadinya air laut membelah.

Model ini memerlukan formasi berbentuk huruf U dari Sungai Nil dan laguna dangkal di sepanjang garis pantai. Hal ini menunjukkan bahwa angin dengan kecepatan 63 mil per jam yang terus berhembus selama 12 jam, bisa mendorong air hingga kedalaman 6 kaki (2 meter). ”Ini (menjadi) jembatan tanah sepanjang 3-4 kilometer (2 sampai 2,5 mil) dan luas 5 kilometer (3 mil), dan tetap terbuka selama 4 jam,” tulis mereka di jurnal Public Library of Science, PLoS ONE.

”Orang-orang selalu terpesona oleh kisah Exodus (Keluaran), bertanya-tanya apakah itu datang dari fakta-fakta sejarah,” kata Drews. ”Penelitian ini menunjukkan bahwa deskripsi terpisahnya perairan memang memiliki dasar dalam hukum-hukum fisika.” (Budi Raharjo/Al Arabiya/RoL)

Sumber: Dakwatuna

pengetahuan dan informasi terkini

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 327 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: