Kode istilah Makanan Mengandung Babi

Kode istilah Makanan Mengandung Babi


Sekalipun berlabel halal, ternyata masih saja ada produsen yang curang dan memakai bahan daging tidak halal ini di dalam produknya. Dengan kecurangan para produsen, kata istilah pork atau babi tidak digunakan agar pembeli tidak curiga. Namun, istilah tersebut diganti dengan istilah babi lainnya, yang tidak awam dikenal oleh masyarakat.

Berikut adalah informasi yang dapat dari sebuah milis, berisi daftar istilah kode makanan yang mengandung babi.

Pork :
Istilah yang digunakan untuk daging babi di dalam masakan. Biasanya tertera jelas pada mie instant, makanan kalengan, yang secara jujur menyertakan informasi bahwa ada kandungan babi di dalamnya.

Swine :
Istilah yang digunakan untuk keseluruhan kumpulan spesies babi. Istilah ini kerap disisipkan oleh para produsen curang yang menyertakan daging babi dalam produknya sebagai salah satu bahan penyedap rasa.

Hog :
Istilah untuk babi dewasa yang berat tubuhnya melebihi 50 kg.

Boar :
Istilah yang mengacu pada Babi liar.

Lard :
Lemak babi yang digunakan untuk membuat minyak yang dicampur dalam masakan atau dicampur dalam produk kosmetik, seperti sabun, body lotion, pemutih badan, dan lain sebagainya.

Bacon :
Daging hewan yang diiris tipis dan dimaksudkan untuk dipanggang. Tidak semua bacon ini terbuat dari daging babi, ada yang terbuat dari daging sapi atau daging hewan lainnya. Tetapi, tetap waspada saja apabila ada kata ‘bacon’ di dalam kemasan produk makanan Anda.

Ham :
Bagian dari daging babi yang diambil dari pahanya. Dagingnya biasanya bertekstur lembut.

Sow :
Istilah untuk babi betina dewasa. Istilah ini jarang sekali digunakan, sehingga Anda juga perlu berhati-hati saat membaca atau menemukan kandungan ini di dalam produk makanan Anda.

Sow Milk :
Susu yang dihasilkan oleh babi.

Pig :
Istilah umum untuk seekor babi. Namun, biasanya merujuk pada babi yang masih muda, dengan berat tubuh kurang daripada 50 kg.

Porcine :
Istilah yang digunakan untuk sesuatu yang berkaitan atau berasal daripada babi. Porcine sering digunakan di dalam bidang pengobatan untuk menyatakan sumber yang berasal daripada babi.

Bak :
Daging babi dalam bahasa Tiongkok. Misal: Bak Kut Teh, bakkwa.

Char siu, cha siu, char siew :
Mengacu hidangan kanton berupa daging barbeku.

Cu Nyuk :
Daging babi dalam bahasa Khek/Hakka. Istilah ini digunakan dalam makanan siomay dan bubur.

Rou :
Babi dalam bahasa Mandarin, misalnya, hingshao rou, rou jia mo, tuotuorou, yuxiangrousi.

Dwaeji :
Daging babi dalam bahasa Korea, biasanya digunakan sebagai varian dalam bulgogi dan galb.

Tonkatsu :
Hidangan Jepang berupa irisan daging babi yang digoreng dengan tepung panir.

Tonkotsu :
Hidangan Jepang berupa ramen berkuah putih keruh, terbuat dari tulang, lemak, dan kolagen babi.

Butaniku :
Sebutan daging babi dalam bahasa Jepang.

Yakibuta:
Hidangan Jepang mirip char siu, biasanya digunakan untuk toping ramen.

Nibuta :
Hidangan Jepang berupa pundak babi yang dimasak dengan sedikit kuah.

B2 :
Sebutan untuk makanan yang berbahan daging babi di daerah Batak dan Yogyakarta.

Khinzir :
Nama untuk babi dalam bahasa Arab dan Melayu

Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s