Mujahid dari Inggris Ini Dijuluki Osama bin Bieber

Osama bin Bieber Generasi Penerus Osama Bin Laden


Jadi Tahu ! – Mujahid dari Barat berbondong-bondong datang ke Suriah untuk bergabung dalam gerakan perlawanan terhadap rezim Bashar al-Assad. Salah satunya adalah seorang remaja asal Inggris yang oleh militan ISIS dijuluki “Osama bin Bieber”.

Mohammed Hadi, 18, dijuluki demikian karena tampangnya yang masih sangat muda, persis seperti Justin Bieber. Hadi yang berasal dari West Midlands diyakini telah bergabung dengan ISIS di Suriah sejak dua bulan lalu.

Diberitakan Daily Mail awal pekan ini, Hadi mem-posting foto-fotonya di Instagram dalam berbagai pose. Dia terlihat menenteng senapan dan mengaku ada di Suriah bersama ISIS. Sebuah akun Twitter menyebut pria dengan nama julukan Abu Yahya al Kurdy ini ada di kota Sarrin bersama dengan pada mujahidin asal Chechnya.

Orangtuanya yang khawatir luar biasa melaporkan telah kehilangan putranya ini pada Maret lalu. Ayahnya takut setengah mati setelah mendapati putranya itu ada di Suriah. Guru madrasah tempat Hadi belajar sempat melapor polisi saat remaja itu mengatakan ingin pergi ke Suriah.

Sebelumnya muncul juga gambar dua remaja Inggris yang bertempur bersama ISIS di Suriah. Keduanya adalah Reyaad Khan, 20, dan Nasser Muthana, 20, yang muncul dalam sebuah video menyerukan Muslim Inggris untuk berjihad di Suriah.

Nasser mengaku akan mengikuti seminar di Shrewsbury pada November lalu dan meminta uang 100 poundsterling atau sekitar Rp2 juta pada ayahnya. Namun dia ternyata pergi ke Suriah. Tiga bulan kemudian, adiknya, Aseel, 17, menyusul kakaknya setelah memalsukan paspor dan mengaku datang dari Cyprus.

Tahun lalu, badan intelijen Barat memperkirakan ada lebih dari 6.000 mujahidin asal Barat yang berperang di Suriah. Jumlah ini bahkan lebih banyak ketimbang mujahidin Barat yang turun ke Irak, Afganistan, Somalia, atau Yaman. Menurut laporan intelijen, motivasi mereka datang ke Suriah adalah untuk membantu rakyat negara itu untuk menggulingkan rezim Bashar al-Assad yang dinilai kejam.

Namun Barat khawatir sepulangnya mereka ke Tanah Air akan menyebarkan paham radikal. Polisi di Inggris menanggapi para mantan kombatan Suriah ini. Dalam 18 bulan terakhir, 65 warga Inggris yang kembali dari Suriah ditahan. Sebanyak 40 di antara mereka ditahan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Diperkirakan ada sekitar 500 warga Inggris yang berperang dengan ISIS di Suriah dan Irak. Jumlah ini bahkan lebih besar dari pada klaim Menteri Luar Negeri William Hague yaitu 400 orang. (vivanews.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s