Buah dan sayuran

Manfaat Buah-buahan Berdasarkan Warnanya


Setiap buah-buahan memiliki warna yang berbeda berdasarkan nama dan jenisnya itu sendiri seperti warna cokelat, warna biru, warna kuning dan warna orange. Ternyata setiap perbedaan warna yang terdapat pada buah-buahan mengandung rahasia dan khasiat untuk kesehatan. Secara medis buah-buahan sangat disarankan untuk dikonsumsi karena memiliki kandungan manfaat buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Mari kita absen satu persatu:

1. Merah

Warna merah yang terdapat dalam buah-buahan seperti tomat, kulit anggur, kulit apel dan semangka merupakan sumber pigmen likopen-karotenoid yang memiliki kemampuan untuk ‘’menelan’’ dan mengolah radikal bebas penyebab kerusakan gen. Potensi ini diduga mampu mengurangi risiko terjadinya kanker postat, dan juga mencegah penyakit jantung-paru.Makanlah tomat,saus tomat asli, jus buah semangka, anggur dan apel dengan kulitnya agar tubuh kita terlindungi dari potensi kerusakan gen yang berakibat pada munculnya kanker dan penyakit jantung.

2. Ungu

Warna yang satu ini indah sekali dan dapat ditemui di terong, kulit anggur, dan cabai yang sudah menua. Efek dari warna ungu pada buah atau sayuran terkait dengan kandungan antosianinnya yang sangat tinggi.Hasil penelitian menunjukan bahwa antosianin mampu mencegah terjadinya pembekuan darah yang tidak normal, melindungi jantung dari aterosklerosis, serta mampu mencegah kematian sel secara dini (prematur/cellular aging).

Buah yang banyak mengandung antosianin antara lain adalah murbei, arbei, terong, anggur, dan cabai. Khusus pada cabai, selain antosianin terdapat pula kapsain. Kapsain memiliki efek vasodilatasi (melebarkan pembuluh darah secara elastis) dan mampu memproteksi pembuluh darah dan kemungkinan terjadinya kerusakan jaringan dan selendotel dinding pembuluh darah. Jadi makanan pedas dan berwarna cerah seperti balado terongnya orang minang adalah makan pelindung jantung dan pembuluh darah.

3. Orange (jingga)

Seperti yang terdapat di wortel, mangga, dan ubi jalar (hui bolet) mengindikasikan buah atau sayur itu kaya akan kandungan a-karoten dan juga b-karoten yang berperan penting dalam proses mencegah terjadinya kerusakan akibat paparan radikal bebas, dan juga membantu proses perbaikan molekul DNA yang rusak. Maka untuk mencegah terjadinya kerusakan DNA akibat terpapar radikal bebas dan zat yang bersifat toksin, perbanyaklah mengonsumsu buah dan sayur yang berwarna cerah (orange-kuning)

4. Kuning-kehijauan

Warna yang terdapat pada buah seperti jagung (Zea mays), bayam, alpukat, atau kacang polong merupakan sumber karotenoid lutein dan zeaxanthin .Dimana kedua pigmen itu dapat mengurangi risiko terjadinya katarak dan degenerasi macular yang merupakan salah satu faktor penyebab tingginya angka kebutuhan di negara-negara berkembang. Maka untuk menghindari terjadinya kelainan pada indra mata sebaiknya kita mulai memasukan menu kaya bayam dan jagung atau salad alpukat dalam menu harian kita.

5. Hijau

Warna hijau tua atau mencolok seperti yang terdapat dalam sayuran bokcoy, kalian, cai sim, kangkung, dan juga brokoli, serta daun kol ternyata memiliki kandungan isosianat,sulforafan, dan indolyang mampu menghambat dan berkompetisi dengan zat-zat karsinogen (agen penyebab timbulnya kanker). Jadi mengonsumsi sayuran hijau adalah salah satu upaya murah dan lezat untuk mencegah terjadinya kanker.

6. Putih

Sayuran seperti seledri, daun bawang, bawang putih, asaparagus, dan buah seperi pir dan anggur hijau merupakan sumber plafonoid seperti quarsetin dan kaempferol. Khusus keluarga bawang putih memiliki kadungan zat aktif allicin yang efektif sebagai zat anti tumor atau kanker. Maka menu dengan sayuran dan buah yang diperkaya dengan keluarga bawang seperti dalam masakan cap cay akan membantu kita mengurangi risiko terkena kanker.

Khusus pada seledri (apium graviolens) terdapat zat aktif yang mampu meregulasi tekanan darah (melalui aktivitas penghambat beta dan aktivitas penghambat pada enzim pengonversi(ACEinhibitor), mK seledri adalah ‘’menu wajib’’ bagi para penderita hipertensi esensial, alias penderita tekanan darah tinggi dengan faktor penyebab yang belum diketahui.

Sebenarnya masih banyak lagi kandungan buah dan sayuran yang sangat bermanpaat bagi kesehatan manusia, ada asm elegik dan beta glukan pada jamur yang mampu mengobati sel-sel kanke dan memili9ki efek anti oksidan sangat kuat, adapula asam laurat dari keluarga kelapa yang memiliki kemampuan anti virus, serta tak lupa ada zat momordisin dari buah pare yang pahit.

Bahkan penelitian salah seorang mahasiswa penulis (Widhi Yudhistira dari FK Unisba) menunjukan bahwa ekstrak sirih terbukti lebih efektif dalam mengatasi infeksi bakteri streptokokus yang sudah resisten terhadap antibiotic metisilin daripada beberapa jenis antibiotik yang umum dipergunakan di dunia medis. Semoga manfaat untuk semua pembaca.

Sumber Islampos.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s