cabuli sapi

Mencabuli Sapi, Ditangkap Polisi


cabuli sapi

SEORANG petani di Herkimer County, New York, bingung bukan kepalang melihat perilaku sapi-sapinya. Para sapi betina itu sering gelisah. Mereka tampak ketakutan didekati orang. Produksi susunya pun tak melimpah ruah seperti biasanya.

Karena penasaran, petani yang identitasnya tak disebutkan itu memasang kamera pengawas pada peternakannya. Hasilnya bikin kaget Dia menangkap dua pria yang sedang hohohihe dengan para sapinya di peternakan tersebut.

Pak Tani itu lantas melapor ke polisi. Maka, Michael Jones, 35, dan Reid Fontaine, 31, pun ditangkap. Tuduhannya adalah perilaku seksual yang tidak patut. Itu adalah pelanggaran kelas A yang ancaman hukumannya cukup berat.

Dalam pengakuannya kepada polisi, dua bajingan konyol itu sudah beberapa kali mencabuli sapi. Biasanya, Reid yang ”main” dengan para sapi, lalu Michael yang memfilmkan adegan tak patut tersebut.

Meski begitu, polisi masih “berbaik hati”. Dua orang cabul itu dilepas dengan jaminan.

Orang-orang sinting yang ada main dengan binatang memang bukan hanya mereka. Pada 2008, Getulino Ferreira Paraizo ditangkap setelah menyetubuhi 400 sapi. Katanya, dia memang suka hewan yang kalem seperti sapi-sapi malang itu.

Padahal, berdasar studi Journal of Sexual Medicine pada 2011, orang yang suka berhubungan seksual dengan binatang rawan mengalami kanker penis dua kali lipat ketimbang mereka yang normal.

Ah, sungguh itu kejahatan yang memalukan dan tak berperikebinatangan. Mereka tak mendengarkan jeritan sapi-sapi tersebut ketika dicabuli. Sebab, para sapi itu pasti sudah menolak keras dengan berkata, “Emooohhh…!” (The Huffington Post/Mirror/c6/dos)

 

Sumber Jpnn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s