Goji, Buah Keramat Dapat Memperpanjang Umur Manusia


Buah Goji

Ada yang bisa memastikan umur atau usia seseorang?. Tak ada satupun makhluk hidup yang bisa, bahkan malaikat pun juga tidak ada yang tahu berapa lama usia manusia atau makhluk hidup. Hanya tuhan (Allah) sang maha penciptalah yang mengetahui. Ruh dan nyawa setiap manusia adalah urusan tuhan tak ada yang tahu, manusia hanya bisa berusaha.

Lantas bagaimana dengan rumus tentang memperpanjang dan memperpendek usia makhluk hidup? ini juga dijelaskan, tak ada seorang pun yang bisa mempercepat dan mengakhirkan usia makhluk hidup. Yang bisa dilakukan adalah berusaha menjaga kesehatan dan berobat ketika sakit. Oleh sebab itu semua makhluk ciptaanya akan mematuhi yang diperintahkan dan dianjurkan oleh sang maha pencipta. Di negeri Tirai Bambu sempat muncul misteri buah yang konon katanya buah ini bisa memperpanjang usia seseorang. Boleh percaya boleh tidak?, karena umur dan hidup semua makhluk tidak ada yang tahu kecuali Allah, tuhan semesta alam.

Setelah ditelusuri, ternyata misteri itu adalah dengan mengkonsumsi buah yang konon memiliki khasiat yang istimewa. Namanya buah Goji atau biasa disebut juga Gou Ji atau Wolfberry China atau nama saintifiknya lycium barbarum, yang merupakan sejenis tumbuhan herbal berasal dari kawasan Tibet dan pegunungan Himalaya.

Buah ini konon dipercaya memiliki banyak khasiat, sehingga dipercaya mampu memberikan efek kesehatan jangka panjang dan memperpanjang usia makhluk hidup. Maksudnya memperpanjang usia kesehatan yang dimiliki makhluk hidup. Buah misterius ini konon dapat digunakan untuk merawat tubuh yang lemah, memperbaiki penglihatan, dan memperpanjang usia. Secara tradisional, dari dulu buah ini mampu membantu merawat berbagai jenis penyakit. Dari sinilah muncul istilah buah yang memiliki kandungan antioksida tinggi, seperti juga buah-buahan atau sayur-sayuran lain strawberi, jeruk, rasberi (sejenis strowberi) dan lobak.

Selain antioksida, buah goji yang sangat misteri ini juga kaya dengan 18 jenis asid amino, 21 jenis bahan mineral seperti zink, germanium dan protein serta vitamin B1, B2, B6 malah vitamin E. Konon dalam satu biji buah goji nilainya sama dengan 500 biji buah jeruk. Produk minuman dan turuna yang kemudian banyak dikembangkan dari buah istimewa ini antara lain, Goji Soya, Goji ekstra, Teh Goji, Kopi Goji dan Goji Guarana serta sangat mungkin muncul lainnya.
Ada banyak legenda yang berhubungan dengan buah Goji ini. Seorang dokter Tiongkok terkenal, Li Shizhen (1518 – 1593) yang hidup pada masa Dinasti Ming (1368-1644 M), telah menyusun Great Compendium of Herbs ( Ringkasan Besar Ramuan Obat ), yang menyatakan, “Toko obat herbal Bao Shou mencatat adanya obat mujarab yang memperpanjang usia.”

Seorang pria aneh bertelanjang kaki bernama Zhang mengirimkan formula ramuan ini kepada seorang pria tua di Daerah Yi shi, yang kemudian mengikuti resep tersebut dan hidup lebih dari seratus tahun. Si pria tua itu bisa berjalan sangat cepat seolah-olah ia sedang melayang. Rambut ubannya berubah hitam kembali. Gigi tuanya telah tergantikan oleh gigi baru. Dia sangat jantan di tempat tidur. Ramuan tersebut lembut dan bisa sering dipakai untuk menghilangkan panas yang berlebihan di dalam tubuh, dan juga akan memperbaiki penglihatan.” sekali lagi boleh percaya boleh tidak?

Buah misterius Goji ini memiliki rasa yang manis dan menyegarkan. Goji baik untuk memelihara ginjal dan hati, bermanfaat bagi paru-paru, dan memperbaiki penglihatan. Pengobatan tradisional Tiongkok menggunakan buah Goji untuk menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan hati, ginjal dan impotensi, otot sakit pada pinggang dan lutut, sakit kepala, pusing, penglihatan kabur, kelebihan air mata, kelelahan, batuk, haus, dan mani encer.

Sebuah cerita kuno menyebutkan bahwa dalam masa kejayaan Dinasti Tang (618-907 M), serombongan pengembara Jalur Sutra berhenti untuk beristirahat di sebuah penginapan dan melihat seorang wanita muda mengomeli dan mencambuk seorang lelaki tua. Seorang pedagang mendekati mereka dan bertanya kepada wanita muda itu, “Kenapa anda memukul dan menganiaya orang tua ini?” Wanita itu menjawab, “Saya mendisiplinkan cicit saya. Ini bukan urusan anda.” Semua orang di tempat kejadian itu terkejut oleh jawabannya.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa wanita itu berusia lebih dari tiga ratus tahun! Orang tua itu sedang dihukum karena ia menolak untuk minum ramuan obat dan mulai tua. Tercengang melihat keajaiban ramuan itu, pedagang itu membungkuk kepada wanita tersebut dengan hormat dan bertanya, “Maafkan saya begitu berani bertanya kepada nyonya, jenis ramuan ajaib apakah gerangan yang Anda minum?” Wanita itu menjawab, “Tanaman ini memiliki lima nama. Anda bisa mengambil bagian yang berbeda dari ramuan tersebut setiap musim.

Pada musim semi anda ambil daunnya, yang dikenal sebagai inti sari dari ramuan surga. Pada musim panas anda ambil bunganya, yang dikenal sebagai ramuan panjang umur. Pada musim gugur anda ambil buahnya, yang dikenal sebagai Gou ji. Di musim dingin anda ambil kulit akarnya, yang dikenal sebagai kulit dan tulang di bumi, atau tongkat para dewa. Dengan mengambil empat bagian dalam empat musim berturut-turut, akan memberi anda kehidupan semulia langit dan bumi.”

Buah Goji kemudian diperkenalkan ke Timur Tengah dan negara-negara Barat dan memujinya sebagai tanaman surgawi dari Timur.

Ada dukungan modern bagi buah Goji. Pada tahun lima puluhan, majalah Domestik dan Asing di China memberitakan kisah Li Qingyun di provinsi Sichuan, yang meninggal pada usia 250 tahun 1930. Li mengatakan, “Ketika saya berumur 139 tahun, dan sebelum saya menemui guru saya, saya masih bisa berjalan dan melakukan perjalanan jauh, seolah-olah saya berlatih seni bela diri China. Hasilnya, beberapa orang menyangka saya mungkin seorang dewa atau pendekar pedang yang ulung.”

Yah, beginilah khasiat buah Goji yang begitu dipercaya secara turun-temurun. Namun soal kepastian usia, tetap saja itu adalah takdir dari Tuhan. Yang perlu diingat adalah umur orang bisa sama, tetapi manfaat umur orang yang selalu sehat mungkin akan lebih banyak memberikan efek kesehatan bagi dirinya, keluarga dan lingkungan sekitar. Inilah pesan dan makna panjang umur yang lebih banyak manfaatnya, meski kepastian usia sudah ditentukan.

Sekali lagi saya jelaskan ini hanyalah sebuah mitos. Umur, hidup, rezeki, dan mati seseorang hanyalah Tuhan sang maha penciptalah yang tahu.

 

 

 

Sumber: Viva.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s