Menu Restoran Daging Manusia, Gemparkan Nigeria


ANAMBRA – Sebuah restoran di negara bagian Nigeria, Anambra, membuat geger negeri itu. Pihak berwenang pun menutupnya karena menemukan restoran tersebut menjual hidangan yang terbuat dari daging manusia.

Polisi menemukan setidaknya ada dua kepala manusia segar ketika mereka menangkap 11 orang dari restoran tersebut, yakni enam perempuan dan empat laki-laki. Pihak kepolisian juga menangkap sang pemilik.

Melansir IB Times, Jumat (7/2/2014), sebuah kepala dengan darah yang masih segar ditemukan dibungkus dalam plastik. Para pejabat juga telah menyita dua senapan AK-47, senjata jenis lain, puluhan amunisi, dan beberapa ponsel selama penggerebekan restoran tersebut.

“Setiap kali saya datang ke pasar, karena hotel ini sangat dekat dengan pasar, saya selalu melihat gerakan lucu ketika orang-orang ini masuk dan keluar hotel. Orang kotor dengan karakter yang kotor selalu datang ke hotel itu. Jadi, saya tidak terkejut ketika polisi menemukan ini pada dini hari kemarin,” kata warga lokal kepada Osun Defender.

Seorang pendeta, yang terkejut mengetahui bahwa apa yang ia makan adalah daging manusia, langsung mengeluh kepada polisi.

“Saya pergi ke hotel awal tahun ini. Setelah makan, saya diberi tahu bahwa segumpal daging yang dijual seharga 700 naira Nigeria atau setara Rp52 ribu, membuat saya terkejut. Jadi, saya tidak tahu memakan daging manusia dengan harga yang mahal itu, ” kata pendeta yang tidak ingin disebut namanya tersebut.

Kanibalisme kadang-kadang dilaporkan muncul di Nigeria. Namun demikian, kasus ini adalah yang pertama kalinya terjadi di sebuah restoran yang menjual hidangan daging manusia. (ade)

 

Sumber OkeZone.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s