Produksi telepon koin dan telepon rumah yang sirna ditelan waktu


produksi-telepon-koin-dan-telepon-rumah-yang-sirna-ditelan-waktu

Sebagian masyarakat mungkin masih ingat dengan telepon koin yang berdiri tegak di pinggir jalan dibeberapa tempat. Telepon ini bisa digunakan dengan memasukkan koin dan menelepon sambil berdiri di balik dinding biru yang telah disediakan. Namun keberadaan telepon ini sekarang sangat memprihatinkan dan tidak terawat.

Setelah telepon koin, muncul telepon rumah yang mulai digandrungi masyarakat di masanya. Ketenaran telepon koin pun mulai memudar ketika telepon rumah mulai bermunculan.

Direktur Utama PT INTI, Tikno Sutisna menceritakan ketika masa jayanya telepon koin dan telepon rumah, pihaknya memproduksi besar-besaran dan bekerjasama dengan PT Telkom. Ketika itu Telkom hanya ingin fokus pada penjualan jaringan telekomunikasi dan PT INTI fokus pada penjualan pesawat telepon.

“Kita dulu produksi telepon koin dan telepon multi koin, serta telepon rumah. Telepon kami supply terbanyak pesawat telepon dan PT Telkom menyiapkan sebagai operator,” ceritanya kepada merdeka.com di Kantornya, Jakarta, Rabu (18/9).

Penjualan telepon koin dan telepon rumah ini dimulai perusahaan pelat merah tersebut sejak tahun 1974. PT INTI sempat jaya dan mempunyai pabrik pembuatan pesawat telepon sendiri. Namun karena ditelan waktu dan tidak ada inovasi, pabrik tersebut akhirnya sekarang tidak berfungsi dan juga karena umurnya yang sudah tua.

“Telkom waktu harus fokus bukan menjual pesawat telepon. Pesawat telepon bisa didapat di pasaran bebas. Pada saat era itu operator menyiapkan dan supply yang besar masa itu ya kami,” katanya.

Menurut Tikno, pabrik pembuatan telepon koin dan telepon rumah masih ada hingga saat ini. “Itu industri pendukungnya kami masih ada,” tutupnya singkat.

 

Sumber: Merdeka.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s