Waspadai Cumi-cumi Dengan Bahan Pengawet


 

Cumi-cumi merupakan salah satu makanan sumber protein yang banyak disukai. Sering dijumpai pada berbagai jenis Chinese food, dan disukai oleh penggemar seafood.

Kandungan gizinya komplit, tidak hanya protein, melainkan juga beragam asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu cumi pun mengandung mineral seperti kalsium, fosfor, magnesium, kalium, dll.

Bahkan, vitamin seperti A, D, E, K, B1, B12 pun ada dalam tubuh binatang berdaging kenyal tersebut. Tak heran, cumi menjadi salah satu bahan pangan favorit para ibu.

Namun sayangnya, cumi tidak tahan lama serta mudah busuk jika disimpan dalam suhu kamar. Ini juga yang membuat beberapa pedagang nakal membubuhkan beberapa bahan kimia berbahaya untuk mengawetkan cumi.

Biasanya mereka memberi formalin, boraks, atau bahkan deterjen agar cumi awet. Ini jelas membahayakan manusia yang mengkonsumsi hewan laut tersebut.

Karena itu, kenali cumi yang menggunakan bahan kimia, agar kesehatan keluarga tetap terjaga.

Warna kulit luar cumi biasanya berubah jadi ungu, dan beberapa bagian tubuhnya robek karena pengadukan.

  1. Dagingnya rapuh, dan kepalanya hampir putus dari badan.
  2. Tintanya hampir habis, sebab sering di celup dalam cairan.
  3. Baunya tidak lagi amis, dan tidak dihinggapi lalat.
  4. Biasanya saat dijual, direndam dalam air dan es oleh penjualnya.

Sedangkan cumi-cumi yang tidak mengandung bahan pengawet dan masih segar biasanya dagingnya masih kenyal, kepalanya masih utuh, serta baunya amis dan tintanya banyak.

Sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s