Subhanallah, Ada Lafal Allah di Dahi Bayi Yang Dibuang di Kresek Itu


Jaman sudah edan, melahirkan darah daging sendiri bukannya bersukur malah dibuang. Kerap kali hal ini menghiasi berita di berbagai media.  Kini hal serupa terjadi dan uniknya ada hal yang tak biasa dari kejadian kali ini. Warga Lorong Harapan, tepatnya di RT 39 RW 12 Kelurahan Pakjo Kecamatan IB 2, dihebohkan dengan penemuan seorang bayi Jumat (14/10/2011) pukul 23.30. Sekarang, bayi malang tersebut dirawat di ruang Madinah RS Siti Khodijah. Menurut Yarti (52), bayi tersebut ia temukan sewaktu pulang dari tokonya. Ketika masuk rumah, ia merasa mendengar sesuatu.

Malang sekali nasib bayi yang dibuang oleh orang tuanya sendiri yang melahirkannyaMalang sekali nasib bayi yang dibuang oleh orang tuanya sendiri yang melahirkannya

“Seperti suara bayi. Lalu saya cari didalam rumah. Tetapi masih tidak tahu dimana sumber suaranya,” ujar Yarti, yang ditemui Sripo di rumahnya Sabtu (15/10/2011) pukul 12.00. Ketika berada di ruang tamu, suara tersebut semakin keras terdengar, tepatnya dari samping rumahnya. Karena penasaran, ia pun mencoba untuk keluar.

“Saya cari di dekat pagar samping kanan rumah saya. Benar saja. Rupanya ada seorang bayi yang berbungkuskan kantung plastik di sebelah tempat sampah saya,” ujar yarti. Langsung saja Yarti melaporkan ini ke Ketua RT perihal masalah ini. Ketua RT kemudian langsung melapor ke Polsekta IB 2. Polisi pun langsung membawa bayi ke RS Siti Khodijah.

Uniknya, bayi ini mempunyai tulisan ‘ALLAH’ dalam ejaan Arab. Menurut Kepala Ruang Madinah RS Siti Khodijah, tulisan tersebut sudah ada semenjak bayi dibawa ke sana. Yarti pun menemukan bayi tersebut sudah bertuliskan ‘ALLAH’ di dahinya. Yarti berpendapat itu tulisan yang diberikan oleh orangtuanya sebelum menaruh si bayi di halaman rumahnya.

“Namun, saya belum mendengar ada orang yang sedang melahirkan di sekitar komplek sini,” ujar Yarti. Yarti dipinta pihak RS Siti Khodijah untuk membawa bayi ke rumahnya. Yarti masih perlu memikirkan masalah perawatan bayi tersebut. “Saya mau salat istigharah dulu sebelum memutuskan mau apa tidak merawat bayi tersebut,” ujar Yati, yang mengaku membayar seluruh biaya administrasi si bayi selama berada di RS Siti Khodijah. (Sumber)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s